Laman

Kamis, 15 Oktober 2009

Amputasi



"aku sudah muak dengan kata-kata palsu yang murahan"

Amputasi semua
aku tak butuh kata-kata
jika akhirnya cuma jadi sampah
jadi bangkai busuk, sebab kau yang tertawa

Amputasi semua, kubilang
Redup dan redap menggertak habisi aku
jadi akulah yang jadi bangkai lagi
ditelan kata ditelan dusta ditelan air mata ditelan tawamu

Kau suguhkan kata demi kata
palsu demi palsu
di sepanjang kertas tak habis selama waktuku ada
selama kau tertawa:
"Ini permainanku, dan kau terjebak hidup-hidup!"

Kumohon amputasi semua
pikiranku sakit dan yang kau tau cuma tertawa
Yang kau tau, hidup adalah permainan
seperti kau kuliti aku hidup hidup

1 komentar:

LUCIFER mengatakan...

If the feeling that you feel too heavy for you just tell to your friend and tell to the world for what you feel until now.
Just even you or me or whoever feel that lonely,will you tell or accept the story?

I always like your poem ^^
-Yaasin-