Laman

Kamis, 17 Desember 2009

SILHOUETTE




:duduk bersama burung gagak di dahan pohon
Sambil mengiris angin dan memilin dedaunan yang
saling berdesah
Wajahku tak lagi memagut
Tak lagi berhidung tua
Kala kulihat bayang membuntut di kaki, lepaskan semburat
kepalsuan sebuah arti


:retak garis nadi goreskan sepasang wajah masam
di atas pohon, tinggalkan sejuta tanya
Merapuh karena rancu!
Karena segala kekacauan yang kubuat sendiri
Pun jika memang ini seharusnya,
kunikmati dan kurengkuh saja sendiri semua


:burung gagak terbang tanpa perduli keberadaanku
Pudarlah kian lama bayangnya dibawa masa
Baik, kalaupun itu pilihan terbaik
Biar kuukir senyuman palsu di batang palsu
Yang terlahir dari jiwa palsu, dari kesadaran palsu
dan kaupun akan tertawa palsu:
bayangan utuh seluruh tidak pernah nyata.

(ketika suatu masa kau mengerti
yang mana yang nyata)


Bogor, 30 Oktober 2009

0 komentar: